Berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Putting Keindahan Indonesia

Pesona Wisata. Dari Muara teweh perjalanan bisa dilanjutkan berlangsung kaki mengarah ke Long Iram di Kaimantan Timur dan lantas menumpang perahu motor di sungai Mahakam mengarah ke Samarinda. Taman Nasional Tanjung Putting adalahobyek wisata alam tumpuan Kalteng lainnya.


Wisatawan yang ingin berangjangsana ke Taman Nasional Tanjung Putting mesti singgah di Pangkalanbun guna mendaftarkan diri di pos polisi Pangkalanbun. Pesona Wisata. Selain guna beristirahat sebentar, wisatawan seringkali hanya melakukan pembelian bekal di lokasi ini sebelum melanjutkan perjalanan ke Tama Nasional. Pangkalanbun ialah kota kecil yang lumayan sibul dan pusat kota berada di tempat antara Jl P Antasari dan Jl Kasumayuda.

Kawasan Taman Nasional Tanjung Putting adalahobyek wisata yang sangat penting di Kalimantan Tengah. Taman Nasional ini sedang di areal seluas lebih dari 305.000 hektar yang mencakup hutan hujan tropis, hutan bakau dan rawa-rawa di mana sekian banyak  tumbuhan dan fauna liar hidup dan berkembang biak. Pesona Wisata.

Pesona Wisata Tanjung Puting
Pesona Wisata. Hewan liar tersebut termasuk buaya, orang utan, babi hutan, gibbon, burung enggang, monyet berbelalai, kucing hutan, ular piton, ikan duyung dan sejenis ikan yang dapat berlangsung dan bernafas di darat. Wilayah ini pun menjadi habitat ikan arwana (dragon fish) yang seringkali dijual dengan harga mahal dan menjadi koleksi akuarium untuk masyarakat Tionghoa karena diandalkan  membawa keberuntungan.

Pada area Taman Nasional ini ada Pusat Rehabilitasi Orang Utan yang bertempat di Tanjung Harapan dan Camp Leakey di mana orang utan tangkapan yang telah jinak diajarkan guna kembali hidup di alam liar. Pesona Wisata. Peneliti asal Kanada mempunyai nama Dr. Birute Galdikas ialah orang kesatu yang mengerjakan penelitian terhadap orang utan di distrik ini pada mula tahun 1970-an. Galdikas menganalisis seluruh jenis kera besar, utamanya orang utan dengan sponsor Leakey Foundation.

Menikmati Panorama Indah Kota Kecil
Pesona Wisata. Kumai ialah kota kecil dengan panorama estetis dan memilki suatu pelabuhan kecil yang berada di ambang Sungai Kumai dimana sekian banyak  jenis kapal, terutama dari Bugis dan Madura ditambat di dermaga.

Sebagian orang lebih menyenangi menginap di Kumai daripada Pangkalanbun, terutama mereka yang berkeinginan mengunjungi Tanjung Putting, karena kemudahan penginapannya dinilai lebih baik. Jl HM Idris ialah jalan utama di Kumai.

Pesona Tujuh Bukit Lamandau
Kabupaten Lamandau ialah salah satu Kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Kotawaringin Barat (kobar) menurut UU No. 5 Tahun 2002, yang diresmikan pada tanggal 4 Agustus 2002 dengan Ibukota Nanga Nulik. Pesona Wisata. Kabupaten ini adalahsatu-satunya kabupaten pemekaran yang bermula dari suatu kecamatan atau tidak melewati perubahan kedudukan Kabupaten Administratif.

Pesona Wisata Lamandau
Bila datang ke Kabupaten Lamandau dengan pesawat udara, maka yang dapat disaksikan dari atas ialah hutan belantara yang paling luas, laksana permadani hijau yang menjulang tinggi seakan bersaing ingin menggapai langit. Sementara sungai-sungai mengalir berkelok-kelok laksana seekor ular raksasa melenggang di hamparan rumput hijau. Pesona Wisata.

Daerah ini mempunyai hutan tropis yang masih lebat dengan pemandangan perbukitan, sungai dan jeram diperbanyak lagi dengan adat istiadat dan kebiasaan masyarakat yang pelbagai menjadikan wilayah ini paling tepat guna dikembangkan pekerjaan pariwisata.

Dari Ibukota Kabupaten Lamandau mengarah ke Kecamatan Delang tidak cukup lebih 120 km, terdapat tujuh bukit yang tampak jelas menjepit kecamatan itu. Pesona Wisata. Diantara ketujuh bukit ini ada di antara bukit yang dirasakan keramat oleh penduduk sebab tempat tinggal semua arwah orang yang telah meninggal.

Bukit ini mempunyai nama Bukit Sebayan Bungsu. Sampai sekarangpun bukit ini masih diyakini oleh masyarakat setempat sebagai bukit surge sebab konon ceritanya di bukit Sebayan Bungsu ini ada suatu perkampungan yang paling ramai dan sangatlah estetis tetapi mata insan biasa tidak akan dapat melihatnya, bahkan biasanya di bukit ini terlihat laksana ada keramaian tetapi bila ditemui tidak terdapat satu insan pun yang tampak yang ada melulu hutan belantara.

Wisata Sejarah Menelisik Rumah Betang
Di Kecamatan Delang ini pula masih tidak sedikit terlihat rumah-rumah warga yang berupa lokasi tinggal betang dan masih terlihat keasliannya. Rumah-rumah betang yang terdapat rata-rata berumur lebih dari ratusan tahun dan masih terpelihara.

Itu menandakan bahwa warga di Kecamatan Delang tidak pernah meninggalkan kebiasaan dan adat istiadatnya. Kecamatan Delang juga tidak sedikit menyimpan benda-benda peninggalan leluhur mereka yang sampai ketika ini masih terpelihara.

Pesona Wisata. Rumah betang Oju Batu dulunya dikenal sebagai tempst lokasi tinggal seorang figur masyarakat yang paling kaya. Betang ini telah berumur hamper 1000 tahun dan empunya betang ini mempunyai nama Omas Petinggi Kaya yang dirasakan sebagai di antara ketua adat. Betang ini tidak sedikit sekali menyimpan benda-benda yang berupa Tajau atau tempayan.

Pada jaman dulu tingkat kekayaan seseorang diukur dari banyaknya menyimpan tajau atau tempayan yang disebut pun dengan balanga. Pesona Wisata. Tajau atau balanga ini dulunya terdapat ribuan tetapi sekarang bermukim separuhnya saja. Kegunaan dari tempayan atau balanga ini sebagai nilai jual beli. Bagi warga setempat bila tidak sedikit menyimpan tajau atau balanga dirasakan sebagai orang yang terpandang.

Pesona Wisata Pemandangan Sekitar Batu Batungkat
Tajau atau balanga juga dirasakan sebagai benda yang memilki kekuatan gaib bahkan sebagai pembawa rejeki, sebab konon ceritanya orang yang menciptakan tajau jangan sembarang, terdapat upacara eksklusif sebelum pembuatannya.

Ada salah satu lokasi tinggal betang yang pun sangat tua tetapi masih terpelihara dan lokasi tinggal betang ini pun masih menyimpan sejumlah benda-benda peninggalan diantaranya merupakan tajau yang telah berusia 300 tahun dan suatu gading atau gading patih gau.

Pesona Wisata. Dari Kecamatan Delang kita mengarah ke ke Desa Kubung selama 15 Km dengan suasana jalannya pun masih dalam etape pengerasan. Di Desa Kubung ini terdapat sebuah lokasi tinggal yang telah menjadi batu, menurut kisah penduduk setempat bahwa lokasi tinggal yang telah jadi batu ini dampak sebuah tulah sampai-sampai alam menciptakan hukuman untuk rumah ini serta semua penghuninya.

Batu ini mempunyai nama Batu Batungkat dan masing-masing orang hendak melihat batu ini sebelumnya disarankan untuk meletakan suatu kayu di batu batungkat ini. Pesona Wisata. Batu ini bila disaksikan dari kejauhan Nampak laksana sebuah lokasi tinggal yang paling besar dan seringkali warga setempat mendengar laksana ada sekelompok orang yang sedang berbicara. Bila anda menaiki batu ini anda akan menyaksikan keindahan alam disekelilingnya yang kiri-kanannya tampak perbukitan sehingga meningkatkan keindahan panorama alamnya.

Pesona Air Terjun Sukam
Pesona Wisata. Di Desa ini pula ada Air Terjun Sukam yang jarak tempuhnya selama 9 km dari Kubung. Perjalanan ini melulu dapat ditempuh dengan berlangsung kaki melalui jalan setapak yang disekelilingnya diisi hutan belantara. Air terjun ini terdiri dari tujuh tingkat yang tingginya tidak cukup lebih 175 m.

Air terjun ini sama sekali belum terjamah oleh pemerintah, tetapi Pemerintah Kabupaten Lamandau bakal menjadikan lokasi ini di antara obyek wisata dan menatanya kembali supaya terlihat semakin indah. Air terjun sukam ini mempunyai tingkat yang serupa sebuah tangga sampai-sampai terlihat sangat unik bahkan dulunya air terjun ini dipakai untuk bertapa.

Desa Riam Tinggi selama 10 km dari ibukota kecamatan Delang mempunyai aliran sungai guna arung jeram. Sepanjang wilayah aliran sungai Lamandau memiliki kontur dan situasi sungai yang berbeda-beda dengan fakta alam berupa riam-riam sungai. Pesona Wisata. Yang mengisi persyaratan duit ideal di dalam dunia kepariwisataan dan memiliki nilai jual guna olah raga arung jeram dan olah raga-olahraga air lainnya.

Wisata Arung Jeram Riam Tapin Bini
Daya tarik lainnya ialah Riam Tapin Bini , tergolong riam yang paling besar dan terdapat 33 pulau sepanjang riam. Riam Tapin Bini telah sering dipakai para wisatawan local. Pesona Wisata. Disaat musim penghujan Riam Tapin Bini sangatlah estetis dan diharapkan dapat mengundang minat semua wisatawan asing maupun wisatawan dalam negeri khususnya yang menyukai olah raga arung jeram.

Di Desa Tapin Bini berikut wisatawan pun dapat menyaksikan rumah betang peninggalan leluhur yang masih tampak keasliannya, serta memilki nilai sejarah dan kebiasaan yang paling tinggi. Rumah ini dikenal dengan nama Rumah Betang Dinding Tambi yang kini ini usianya 300 tahun. Pesona Wisata.

Pesona Wisata Arung Jeram
Dibangunnya betang ini bertujuan untuk menyelamatkan atau mengayomi sekelompok keluarga, pun sebagai lokasi bermusyawarah dalam menangani masing-masing permasalahan. Pesona Wisata. Kayu jati dan kayu bungkirai adalahbahan utama guna pembangunan Rumah Betang Dinding Tambi.

Benda cagar kebiasaan berupa betang dinding tambi ini menjadi di antara kebanggaan untuk masyarakat setempat, menandakan masih kentalnya nilai kebiasaan pada wilayah ini.

Pesona Wisata. Masih di kecamatan Tapin Bini terdapat Air Terjun Palei Kodan yang jarak tempuh dari ibukota kabupaten tidak cukup lebih 55 km dengan memakai sarana transportasi darat. Air terjun Palei Kodan letaknya di tengah hutan belantara tetapi tidak terlampau jauh dari pinggir jalan melulu berjarak 150 m dan hanya dapat dilalui dengan berlangsung kaki.

Previous
Next Post »